TRIP JOGJA CILACAP 2023
Jalan akhir tahun 2023 bareng masteng kami
Masténg = Mazda Gianténg = Mazda MR90 Tahun 1991
Explore Cilacap ke Pelabuhan Perikanan Samudera, Pantai Teluk Penyu, Benteng Pendem dan Nusakambangan
Tiba liburan sekolah dan akhir tahun gaes, saatnya kita punya waktu jalan bareng anak-anak, dengan pilihan destinasi yang agak jauh dan waktu lebih leluasa. Setelah diskusi sana sini dan pertimbangan ini itu, akhirnya diputuskan kita mau trip ke Cilacap. Kenapa ke Cilacap, karena yang pertama kita mau ajak anak-anak lihat dari dekat komplek PLTU Cilacap, berkunjung dan mengenal Pelabuhan Perikanan Nusantara terbesar di pantai selatan jawa, tempat itu juga satu area dgn Pantai Teluk Penyu, Benteng Pendem serta Dermaga Tanker Pertamina Cilacap jadi komplit lah, dari edukasi, wisata pantai sekaligus sejarah. Yang kedua, sebenarnya kami punya agenda pulang kampung ke Kebumen rumahnya neneknya anak-anak jadi arahnya sama. Awalnya kita maunya pulkam dulu ke Kebumen lalu berangkat bareng saudara ke Cilacap jadi memungkinkan jarak start lebih pendek dan waktu eksplore lebih panjang, tapi karena ternyata saudara kurang tertarik ya... sudahlah kami putuskan start dari jogja aja ke Cilacap dulu, habis itu baru pulangnya ke rumah nenek di Kebumen.Singkat cerita nih, hari H pagi setelah bbrp hari sblmnya kami check kesehatan si Masténg... mmm ya mobil kami itu, kami berangkat sekitar pukul 07.00. Sebelumnya kita juga sudah isi BBM dulu jenis Pertalite 200rb. Nah perjalanan ini sebenarnya akan lebih dekat kalau kita pake jalur daendels (jalur pantai selatan jawa) karena selain kondisi jalannya sudah lebar dan bagus, juga sudah terkoneksi nih bahkan dari pacitan- jatim sampai pantai pangandaran jawa barat. Namun, agenda di perjalanan ini selain jalan bareng bos-bos cilik kami, juga pengen silaturahim ke temen Ayah sekolah dulu nih di kota Kroya yang sudah puluhan tahun gak ketemu, karena itu kami ambil rute kombinasi jalur selatan (daendels) dan jalur utara (jalur utama).
Dari kota jogja langsung gas ke barat lewat jalur utama arah Cilacap, 2 km setelah lewat Bandara YIA kita ambil kiri masuk ke jalur daendels pantai selatan jawa. Sepanjang jalur selatan sebenarnya banyak juga destinasi pantai mulai pantai Glagah dengan Laguna dan Sea Foodnya di jogja, wisata hutan mangroove, pantai jatimalang dan pantai jetis di Purworejo tapi kita terus aja fokus ke agenda awal. Di wilayah kebumen tak terhitung destinasi pantai yg kita lewati diantaranya pantai brecong, pantai heppy, pantai petanahan dan padepokan pandan kuning kita lewati aja.
Jam 09.00 kita sampai di area pantai suwuk sudah 2 jam perjalanan dari jogja dan sudah setengah jalan seharusnya. Nah dari sini klo mau lebih cepat terus aja di jl daendels lewat pantai Karangbolong terus naik lewat bukit Karst arah pantai menganti dan Pantai Ayah/logending trus menyeberang ke Wilayah Cilacap lewat pantai Jetis Cilacap yg terkenal akan SeaFoodnya, tapi seperti kita ceritakan diatas, kita ada agenda juga utk silaturahmi jadi kita belok kanan/ utara, ambil jalur/ jl karangbolong-gombong disini ada beberapa ruas jalan yang rusak tapi sudah dikeraskan oleh warga sekitar, setelah 30menitan belok kiri masuk jalur utama jl nasional 3 (jogja-jakarta) terus ke barat sampai pertigaan Buntu lalu ambil kiri ke arah Pasar dan Stasiun Kroya. Sampailah kita di Kroya, lihat jam tangan ternyata sudah jam 11 lebih gaes, karena ada kemacetan sedikit di daerah Sumpiuh serta 2 ruas jalan rusak tadi. Setelah kami pertimbangkan kembali akhirnya kita putuskan jalan terus aja dulu ke Cilacap baru nanti pulangnya mampir di Kroya, yang penting sudah chek rute dulu. Sebenarnya jadi gak yakin juga nih bisa silaturrahim atau gak nanti gaess wkkkkk, karena ternyata sudah lewat 4 jam blm sampai juga nih.
1. AREA POWER PLANT PLTU CILACAP
Akhirnya tepat saat adzan dhuhur sebelum jam 12 perjalanan kita masuk di area PLTU Cilacap gaes, tidak bisa masuk komplek PLTU nya sih tapi dari jalan dalam jarak sangat dekat kita sudah bisa explore tuh, seperti apa bentuk PLTU dgn cerobong-cerobong asapnya yang luar biasa tinggi serta area dermaga batubara dibelakangnya. Kita jalan pelan-pelan saja biar bos-bos cilik kami bs eksplore tempat itu dengan jelas, sempet berhenti sebentar supaya bisa melihat lebih jelas area tersebut.Setelah selesai kita lanjut lagi, sepanjang jalan saat ini gaes, indah dan seger banget, angin basah dari laut sudah berhembus, kita bisa lihat lautan segara anakan yang tenang, kapal-kapal tongkang batubara, kapal tanker, kapal nelayan yang lalu lalang dan teduhnya pulau Nusakambangan di seberangnya.
Kita sempet melewati pantai Kemiren juga gaes, pantai yang teduh dengan payung pohon pinus yang banyak sekali. Tapi kita lewati, lain kali aja mampir.
2. PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP
Jam 12.00 tepat akhirnya kita sampai nih tujuan pertama di gerbang pelabuhan perikanan samudera. Alhamdulillah Masteng... kamu dah berhasil nganter kami sampai Cilacap yak :D. Nah setelah bayar pass masuk 5rb untuk 1 mobil kita lanjut masuk. Mulai kelihatan tuh puluhan kapal nelayan berukuran besar di sana. Setelah masuk lebih jauh ternyata ada ratusan kapal nelayan bersandar di dermaga, busyett kayak cendol dawet gaes, usut punya usut ternyata baru ada peringatan badai di samudera gaes, jadi semua kapal memilih pulang dan berlindung di dermaga. Kita sempet ngobrol dengan beberapa ABK kapal dengan tonase rata-rata 29 s.d. 60 GT (Gross Ton) di tempat itu, katanya ini sudah mau musim baratan (angin barat) di bulan januari sampai maret, katanya sudah mulai pemanasan nih banyak badai wkkkkk. Kata mereka pula di musim baratan bisa 3-4 bulan kapal berhenti melaut untuk sementara.Kita eksplor puas-puas tempat itu gaes, eh tahu gak kami juga mau dikasih sebiji ikan tuna sebesar betis sama ABK disana, baik banget yak... tetapi karena kita baru datang dan masih mau explore, selain itu kita juga gak punya tempat penyimpanan dingin, ya terpaksa kita tolak halus aja dari pada busuk nantinya.
Selain di kolam dermaga kita juga ke Kali (Sungai) Yasa dibelakang dermaga, disitu juga ada ratusan kapal. Nah kali yasa inilah sebenarnya cikal bakal dunia perikanan di Cilacap, pelabuhan tradisional yang sudah ada dari jaman dahulu kala. Kalau tadi kami lihat lalu lalang kapal nelayan yang berukuran kecil sampai dgn 4 GT, nah dari tempat ini asalnya gaess... karena di musim badai hanya kapal/ perahu kecil yang berani melaut di batas-batas perairan pantai tidak sampai tengah samudera.
3. TELUK PENYU DAN BENTENG PENDEM
Selepas dari pelabuhan perikanan kita lanjutkan perjalanan ke destinasi selanjutnya. Keluar 100 meteran kita masuk pos retribusi kawasan Pantai Teluk Penyu, biaya tiket masuk 7.500 x 4 orang dan 5.000 retribusi parkir, total 35rb.Nah karena jam sudah menunjukkan pukul 13.30 kita langsung cari tempat makan siang aja dulu gaess.
Kawasan pantai teluk penyu adalah wilayah pantai pendaratan perahu nelayan yang panjang, mulai dari area pelabuhan sampai ujung pulau di selat Segara Anakan yang memisahkan dengan pulau Nusakambangan.
Jadi pantainya kurang cocok untuk berbasah basah main air, dilokasi itu pula terhampar area wisata sejarah Benteng Pendem. Disini banyak warung makan dan oleh-oleh seafood gaess, tinggal pilih dan pandai-pandailah tawar menawar karena ikan dan seafood disediakan segar didepan warung.
Singkat cerita kami makan siang dan sholat dhuhur diarea tersebut. Setelah selesai mulai kita explore lagi sampai ujung.
Nah gaes untuk masuk Benteng Pendem masih dikenakan tiket lagi sebesar 15rb/orang, kita lihat jam ternyata sudah menunjuk angka 14.30, setelah ditimbang-timbang kita skip aja dulu tempat ini gak cukup waktu, karena kita masih harus menempuh perjalanan pulang ke kebumen sekitar 3 jam padahal pantainya aja blm keeksplor. Nah sampai ujung kami semua turun dan disambut bapak-bapak nelayan/ tukang perahu.
Nah ini gaes, di pantai teluk penyu ternyata daya tarik utama adalah menyeberang ke Pulau Nusakambangan sisi timur, memakai perahu nelayan disana yang telah dimodifikasi untuk penyeberangan. Di pulau Nusakambangan timur terdapat beberapa pantai pasir putih dan hiking track yang terpisah oleh hutan belantara lebat dengan area tengah pulau yang merupakan area Lapas/ Penjara HighRisk dibawah kendali Kemenkumham.
Kita jadi tahu nih, kalau mau kesini paling tepat pagi hari atau setidaknya sebelum dhuhur... terus nyeberang ke Nusakambangan lanjut tracking/ hiking ke bbrp pantai pasir putih disana, nah sore harinya sekitar jam 3 atau maksimal jam 5 dijemput pulang kembali ke daratan utama di teluk Penyu.
Kami sendiri setelah sedikit eksplore pantai, kami putuskan menyeberang deh, karena menurut tukang perahu masih bisa dan kita masih punya waktu sampai maksimal jam 5. FYI: Pantai Teluk penyu dan kawasan disekitarnya disisi barat akan ditutup pukul 18.00 oleh TNI AL dan PAM Obvit karena termasuk area Obyek Vital Nasional.
Singkat cerita jam 15.30 kami menyeberang, karena masa liburan masih banyak rombongan yg menyeberang. Kita hanya akan kunjungan singkat saja karena sudah sore, menikmati penyeberangan dilaut yang tenang sambil melihat area pelabuhan dengan setidaknya 5 tanker besar yang tengah sandar. Selama penyeberangan kita juga bisa melihat dgn jelas area Kilang Minyak Cilacap dan kawasan PLTU dikejauhan. Jika beruntung seperti kami, juga bisa melihat proses Kapal Tanker memasuki alur segara anakan menuju terminal bongkar muat minyak di pelabuhan pertamina.
Sampai pantai pendaratan, penumpang turun dan perahu kembali pulang membawa rombongan lain yang sdh mau pulang. Anak muda dan yang masih fit menyempatkan tracking sekitar 30-40menit ke pantai pasir, sementara kami cukuplah main-maim air di tempat pendaratan sambil menunggu jemputan.
Singkat cerita perahu kami datang dan kami kembali ke teluk penyu. Tepat jam 16.30 kami sampai lanjut bebersih dan siap2 pulang. Dan akhirnya agenda silaturrahim ke teman sekolah pun tidak bisa terlaksana, akan kemaleman klo kita paksakan. Kita lanjut perjalanan ke kampung di Kebumen.
Nah itulah catatan perjalan trip kami gaes, ternyata klo dari jogja jalan santai waktunya ngepress dan cenderung tidak cukup untuk eksplor dgn leluasa diteluk penyu.
Jadi pantainya kurang cocok untuk berbasah basah main air, dilokasi itu pula terhampar area wisata sejarah Benteng Pendem. Disini banyak warung makan dan oleh-oleh seafood gaess, tinggal pilih dan pandai-pandailah tawar menawar karena ikan dan seafood disediakan segar didepan warung.
Singkat cerita kami makan siang dan sholat dhuhur diarea tersebut. Setelah selesai mulai kita explore lagi sampai ujung.
Nah gaes untuk masuk Benteng Pendem masih dikenakan tiket lagi sebesar 15rb/orang, kita lihat jam ternyata sudah menunjuk angka 14.30, setelah ditimbang-timbang kita skip aja dulu tempat ini gak cukup waktu, karena kita masih harus menempuh perjalanan pulang ke kebumen sekitar 3 jam padahal pantainya aja blm keeksplor. Nah sampai ujung kami semua turun dan disambut bapak-bapak nelayan/ tukang perahu.
Nah ini gaes, di pantai teluk penyu ternyata daya tarik utama adalah menyeberang ke Pulau Nusakambangan sisi timur, memakai perahu nelayan disana yang telah dimodifikasi untuk penyeberangan. Di pulau Nusakambangan timur terdapat beberapa pantai pasir putih dan hiking track yang terpisah oleh hutan belantara lebat dengan area tengah pulau yang merupakan area Lapas/ Penjara HighRisk dibawah kendali Kemenkumham.
Kita jadi tahu nih, kalau mau kesini paling tepat pagi hari atau setidaknya sebelum dhuhur... terus nyeberang ke Nusakambangan lanjut tracking/ hiking ke bbrp pantai pasir putih disana, nah sore harinya sekitar jam 3 atau maksimal jam 5 dijemput pulang kembali ke daratan utama di teluk Penyu.
Kami sendiri setelah sedikit eksplore pantai, kami putuskan menyeberang deh, karena menurut tukang perahu masih bisa dan kita masih punya waktu sampai maksimal jam 5. FYI: Pantai Teluk penyu dan kawasan disekitarnya disisi barat akan ditutup pukul 18.00 oleh TNI AL dan PAM Obvit karena termasuk area Obyek Vital Nasional.
4. NUSAKAMBANGAN DAN SEGARA ANAKAN SERTA AREA PELABUHAN
Menyeberang ke Nusakambangan dgn tarif 250rb/ perahu. Namun tiket itu ditawarkan per orang jadi klo penumpang 10 berarti @25rb klo lebih banyak (15orang) bisa lebih murah lagi. Infonya biaya menyeberang antara 20 sd 35rb/orang.Singkat cerita jam 15.30 kami menyeberang, karena masa liburan masih banyak rombongan yg menyeberang. Kita hanya akan kunjungan singkat saja karena sudah sore, menikmati penyeberangan dilaut yang tenang sambil melihat area pelabuhan dengan setidaknya 5 tanker besar yang tengah sandar. Selama penyeberangan kita juga bisa melihat dgn jelas area Kilang Minyak Cilacap dan kawasan PLTU dikejauhan. Jika beruntung seperti kami, juga bisa melihat proses Kapal Tanker memasuki alur segara anakan menuju terminal bongkar muat minyak di pelabuhan pertamina.
Sampai pantai pendaratan, penumpang turun dan perahu kembali pulang membawa rombongan lain yang sdh mau pulang. Anak muda dan yang masih fit menyempatkan tracking sekitar 30-40menit ke pantai pasir, sementara kami cukuplah main-maim air di tempat pendaratan sambil menunggu jemputan.
Singkat cerita perahu kami datang dan kami kembali ke teluk penyu. Tepat jam 16.30 kami sampai lanjut bebersih dan siap2 pulang. Dan akhirnya agenda silaturrahim ke teman sekolah pun tidak bisa terlaksana, akan kemaleman klo kita paksakan. Kita lanjut perjalanan ke kampung di Kebumen.
Nah itulah catatan perjalan trip kami gaes, ternyata klo dari jogja jalan santai waktunya ngepress dan cenderung tidak cukup untuk eksplor dgn leluasa diteluk penyu.
Pilihannya cuman 2:
1. Berangkat lebih pagi (misal selepas Subuh) kan gak enak ya kalau mau healing harus halan kenceng kejar waktu, atau...
2. Kita harus menambah budget menginap di sana karena ada banyak homestay, hotel melati sampai hotel berbintang dikota Cilacap.
Nah berapa nih biaya perjalanan kami dalam trip ini, berikut rinciannya:
- BBM pertalite 200rb + 100rb (tambah di Kroya) biaya bbm ini akan pas klo dipake pulang kembali ke jogja
- Pass pelabuhan 5rb
- Tiket dan Pass masuk teluk penyu 35rb
- Parkir pantai 2x total10rb
- Biaya nyeberang ke Nusakambangan @20rb untuk 4 orang 60rb (dapet gratisan 1 anak lumayan wkkkk)
- Biaya perbekalan dan makan siang 300rb (Kami ini ya, karena bos-bos kecil instruksi bekal yang banyak :D)
Total: 710rb
Demikian gaess semoga bermanfaat.
1. Berangkat lebih pagi (misal selepas Subuh) kan gak enak ya kalau mau healing harus halan kenceng kejar waktu, atau...
2. Kita harus menambah budget menginap di sana karena ada banyak homestay, hotel melati sampai hotel berbintang dikota Cilacap.
Nah berapa nih biaya perjalanan kami dalam trip ini, berikut rinciannya:
- BBM pertalite 200rb + 100rb (tambah di Kroya) biaya bbm ini akan pas klo dipake pulang kembali ke jogja
- Pass pelabuhan 5rb
- Tiket dan Pass masuk teluk penyu 35rb
- Parkir pantai 2x total10rb
- Biaya nyeberang ke Nusakambangan @20rb untuk 4 orang 60rb (dapet gratisan 1 anak lumayan wkkkk)
- Biaya perbekalan dan makan siang 300rb (Kami ini ya, karena bos-bos kecil instruksi bekal yang banyak :D)
Total: 710rb
Demikian gaess semoga bermanfaat.

Comments
Post a Comment